Layanan Gojek menjadi Andalan Saat Pandemi

Layanan Gojek saat ini diminati oleh para penggunanya karna adanya efek pandemi. Saat ini ramai dengan berita Gojek bergabung dengan Tokopedia menjadi GoTo. GoTo berasal dari singkatan Gojek dan Tokopedia, juga berasal dari kata gotong-royong, yang merupakan semangat di balik persatuan ini.

Layanan Gojek: Gojek dan Tokopedia

Andre Soelistyo dari Gojek akan memimpin GoTo sebagai CEO Group GoTo. Pembentukan Grup GoTo merupakan paduan Gojek dan Tokopedia juga bisa mengubah peta industri keuangan dan financial technology (fintech).

Namun, sebelum Gojek bergabung dengan tokopedia ada banyak layanan yang diberikan oleh Gojek. Gojek merupakan sebuah perusahaan teknologi asal Indonesia yang melayani angkutan melalui jasa ojek. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2010 di Jakarta oleh Nadiem Makarim. Saat ini, Gojek telah tersedia di 50 kota di Indonesia. Hingga bulan Juni 2016, aplikasi Gojek sudah diunduh sebanyak hampir 10 juta kali di Google Play pada sistem operasi Android, dan telah tersedia di App Store. Gojek juga mempunyai layanan pembayaran digital yang bernama Gopay. Selain di Indonesia, layanan Gojek kini telah tersedia di Thailand, Vietnam dan Singapura.

Gojek sangat membantu dalam kegiatan sehari-hari. Kebiasaan sehari-hari kita berubah drastis selama pandemi. Akhirnya semua orang beraktivitas dirumah, mulai dari kerja hingga kelas atau kuliah. Selagi membantu kamu beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19, Gojek semakin meningkat permintaannya sehingga gojek dapat diandalkan pada masa pandemi.

Layanan GOJEK yang menjadi Andalan Saat Pandemi

Tapi tahukah kalian layanan apa saja yang diberikan Gojek kepada penggunanya? Berikut ini adalah Fakta mengenai layanan GOJEK:

1. Layanan pesan-antar makanan dan belanjaan: GoFood dan GoMart

    • Sejak diluncurkan di bulan April, transaksi pembelian menu makanan siap masak GoFood naik 3x lipat selama 1 bulan. Masaknya gak nanggung-nanggung lho, jumlah item makanan siap masak yang terjual pun naik 2,3x lipat.
    • Pengguna Gojek tambah rajin menjaga kesehatan selama pandemi, terbukti dengan sejumlah tren kuliner baru yang sehat-sehat seperti minuman jahe rempah, jus bervitamin tinggi, dan kelapa muda murni.
    • Menuruti kebijakan PSBB, pengguna Gojek berbelanja untuk kebutuhan harian dari rumah, sehingga transaksi di GoMart naik 3x lipat dan jumlah produk yang dibeli per transaksi naik 4,6x lipat selama masa pandemi.
    • Aneka produk yang paling sering dibeli lewat platform GoMart termasuk mie instan, roti dan susu.

2. Layanan dompet digital: GoPay

      • Pengguna Gojek makin murah hati berbagi rezeki selama bulan Ramadan; fitur transfer saldo GoPay ke sesama pengguna naik 4x lipat dibanding Ramadan tahun lalu.
      • Pengguna juga tambah rajin menabung selama masa pandemi, transaksi GoPay di platform investasi reksadana, Bibit.id, naik 2x lipat.
      • Pembelian kupon games dengan GoPay juga meningkat secara signifikan. Bulan Mei mengalami puncak kenaikan sebesar 3x lipat dibanding bulan biasa. Dilihat dari pembayaran top-up game lewat GoPay, Free Fire, Mobile Legends dan PUBG Online jadi game favorit para gamers.
      • GoPay juga sering dipakai untuk transaksi di platform Halodoc (GoMed) yang naik 2x lipat selama bulan Maret – Mei 2020. Pembelian obat lewat GoMed pun naik 103% dari periode pre-pandemi.

3. Layanan donasi digital: GoPay dan GoGive

    • Berjaga jarak selama pandemi tidak menghentikan kita untuk saling membantu. Total donasi yang disalurkan menggunakan GoPay sampai Rp45 miliar pada periode Maret-Mei 2020 atau naik dua (2) kali lipat dibandingkan periode sebelum pandemi.
    • Donasi lewat GoPay disalurkan melalui Kitabisa.com, ratusan rumah ibadah dan yayasan, pembelian tiket konser amal melalui GoTix, serta pembayaran zakat digital lewat aplikasi Gojek.
    • Pengguna turut berbagi kepada pahlawan jalanan kita semua, tip di akhir layanan sampai Rp77,6 miliar pada periode yang sama, naik dua (2) kali lipat selama pandemi.

4. Layanan streaming dan hiburan: GoGames, GoPlay dan GoTix

      • Para gamers makin asyik main game online, hingga jumlah sesi permainan di platform GoGames naik 64x lipat! Game yang menjadi favorit selama periode ini termasuk Bubble Words dan Cake Slider.
      • Pengguna Gojek menikmati waktu di rumah bareng konten lokal berkualitas di platform GoPlay, yang naik 10x lipat selama bulan Maret sampai Mei, apalagi genre horror, thriller dan komedi romantis.
      • Melawan bosan di rumah, pengguna juga mengisi waktu lewat berbagai macam acara online. Jumlah acara di platform GoTix naik 32x lipat, terutama untuk acara konser musik dan seminar.

5. Layanan pengiriman barang: GoSend

        • Walau LDR, pengguna Gojek tetap jaga silaturahmi yang kuat lewat kirim-kirim barang; jumlah pesanan layanan GoSend naik hampir 90%.
        • Simbol kasih sayang baru ini terlihat jauh lebih banyak lagi selama bulan Ramadan, dimana lebih dari 80% transaksi GoSend adalah untuk mengantar makanan dan minuman.
        • 85% dari pengguna Gojek mengandalkan layanan instan GoSend (1-2 jam), sampai total jarak tempuh layanan instan melebihi 70 kilometer yang sama seperti kalau kita keliling dunia 1750 kali!
Layanan Gojek yang menjadi andalan

Walaupun masa pandemi ini membawa banyak tantangan, tren-tren di atas menunjukkan bagaimana pengguna Gojek mampu beradaptasi dengan cara hidup baru menggunakan layanan digital. Sebaliknya, Gojek juga akan terus berinovasi dan menggunakan teknologinya untuk melayani pengguna dan seluruh ekosistem Gojek beradaptasi ke cara hidup baru.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *