Kripto Vs Saham, Apa Bedanya ya?

Kripto akhir ini sering diperbincangkan, apalagi selalu muncul dengan cuitannya Pemilik Tesla yakni Elon Musk. Pasti sering mendengar tentang Bitcoin, salah satu jenis mata uang kripto yang banyak dibicarakan masyarakat.

Kripto atau cryptocurrency ialah investasi berupa mata uang digital yang ditransaksikan melalui jaringan internet. Contoh dari aset kripto yang booming saat ini berupa bitcoin, ethereum ataupun litecoin. Kripto ini pengawasannya dibawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Bappebti).

Melansir dari Berita Terkini katadata.co.id, bahwa data pengguna Kripto berhasil menarik 4,2 juta investor hingga Februari 2021. Nominal transaksi hariannya masih sebesar Rp 1,5 triliun. Sementara itu, investasi pasar modal yang terlebih dahulu ada menjadi magnet bagi 4,5 juta investor. Nilai transaksi hariannya bahkan bisa mencapai Rp 16,6 triliun.

Infografik_Popularitas uang kripto menyaingi saham

 

Kripto dan Saham, apakah bedanya?

Walau sama dipakai untuk investasi, di antara saham dan crypto rupanya memiliki ketidaksamaan yang fundamental, Diantaranya yakni:

Kripto dan Saham Jika melalui persepektif instrument

Sama seperti yang sudah disebut sebelumnya, ketidaksamaan yang paling fundamental di antara saham dengan crypto ini, ialah instrument yang digunakan. Dalam masalah ini, instrument yang dipakai di pasar saham ialah saham perusahaan, sedang instrument yang diperjualbelikan dipasar crypto ini ialah mata uang digital seperti bitcoin.

Jika melalui persepektif jam perdagangan

Untuk beberapa investor saham, tentu kamu sudah tahu jam perdagangan saham di bursa. Untuk jam perdagangan saham di bursa ini yakni pada jam 09.00 WIB – 16.00 WIB pada hari Senin-Jum’at saja. Sedang jam perdagangan crypto ini tak terbatas, yakni 24 jam x 7 hari . Maka, jika di pasar crypto ini tidak pandang apa ini hari hari liburan atau tanggal merah. Kamu dapat berbisnis di mana saja dan kapan saja bila kamu melakukan investasi di crypto.

Jika melalui persepektif volatilitas dan tingkat resiko

Kenyataannya, investasi saham memang termasuk naik-turun dan beresiko tinggi, apa lagi kok saham gorengan. Nach, setingginya resiko dari pasar saham ini, rupanya jika dibanding dengan pasar crypto, pasar saham dapat disebut lebih konstan dan rendah resiko. Mengapa demikian? Karena di crypto ini keuntungan yang dapat kita peroleh besar sekali. Nach, karena ada imbal hasil yang tinggi berikut yang membuat crypto ini benar-benar rawan resiko.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *