Astra International Investasi di Sayurbox dan Halodoc!

Astra International Tbk (ASII) diketahui gemar investasi di perusahaan rintisan atau startup. Hal ini tak terlepas dari inisiatif perseroan untuk mempercepat transformasi digital.

PT Astra International Tbk (ASII) terus melebarkan investasinya ke perusahaan teknologi digital di Tanah Air. Astra sebelumnya telah berinvestasi di Gojek dengan total 250 juta dolar AS atau per dollar hari ini senilai Rp 3.576.650.000.000,00.

Menanggapi hal ini, Head of Investor Relations Astra International Tira Ardianti menegaskan bila pihaknya tak bisa berkomentar banyak terkait hal ini. Namun, Ia mengaku sektor ekonomi digital menjadi salah satu sektor yang dipikirkan perusahaan.

Astra International Investasi di Sayurbox dan Halodoc!

Diketahui terdapat tiga perusahaan startup yang menjadi pilihan Astra, yakni Gojek, Halodoc dan Sayurbox.

“Yang terbaru ini investasi kami di Sayurbox dan juga Halodoc dengan total 40 juta dolar AS. Investasi di Sayurbox sebesar 5 juta dolar AS dan Halodoc sekitar 35 juta dolar AS,” ujarnya

Tira juga menyebut, perusahaan selalu melihat peluang bisnis secara menyeluruh, termasuk mengikuti perkembangan di sektor digital seperti saat ini.

“Yang jelas dari Astra sendiri selalu melihat perkembangan digital. Selain memodernsasi bisnis, kami juga melihat peluang bisnis secara organik di sektor digital. Pastinya Astra juga melihat potensi-potensi untuk berpartisipasi di digital ekonomi salah satunya dengan melakukan investasi,” ujarnya.

Dalam penjelasannya, Tira juga menyebut alasan pihaknya memilih investasi di Halodoc dan Sayurbox. “Kami suka dengan bisnis modelnya, visi-misi sejalan dengan Astra. Ada value juga yang diberikan untuk Indonesia. Soal waktu nanti kita akan lihat apakah Astra akan menambah lagi, ini adalah sesuatu yang akan kami pelajari,” tuturnya.

Astra International Investasi USD 40 Juta di Sayurbox dan Halodoc

Sayurbox for Android - APK Download

Sebelumnya, Grup Astra investasi di dua perusahaan rintisan dengan total USD 40 juta. Hal ini sebagai bagian dari inisiatif perseroan untuk mempercepat transformasi digital.

Grup Astra investasi sekitar USD 5 juta atau sekitar Rp 72,66 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah 14.532) di Sayurbox. Sayurbox merupakan e-commerce grocery farm-to-table platform and distributor of fresh goods.

Selain itu, grup Astra juga investasi USD 35 juta atau sekitar Rp 508,71 miliar di Halodoc. Halodoc merupakan platform kesehatan berbasis online. Adapun investasi tersebut dilakukan masing-masing pada Maret dan April 2021.

“Grup merupakan investor utama pada funding rounds baru dari kedua start-up asal Indonesia ini,” ujar Presiden Direktur PT Astra International Tbk, Djony Bunarto Tjondro

Astra berharap, ke depannya investasi yang dilakukan Perseroan ke perusahaan teknologi digital dapat membantu agenda digitalisasi grup Astra, dimana secara falsafahnya Astra jika ingin berinvestasi selalu untuk jangka panjang.

“Dan selalu untuk bagaimana kita bisa menciptakan sinergi dengan bisnis-bisnis yang ada meskipun ada suatu area-area baru tetapi itu tidak menutup kemungkinan sinergi bisa terjadi melalui pembelajaran satu sama lain,” ucapnya.

Halodoc Adalah Layanan Aplikasi dan Konsultasi Kesehatan Paling Lengkap  se-Indonesia - Review Teknologi Sekarang

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *